#KIDSEVERYWHERE PROJECT
Jadi ceritanya gue sedang ada kerjaan buat dokumentasiin kegiatan bermain anak-anak yang ada di Jakarta, so I hashtag-ed this working with #kidseverywhere, not a huge project though, but it’s been fun. It doesn’t require big amount of children, once you found a gang of smile kids, capture it, capture them.
Kerjaan ini bermula cukup menarik. Jadi ceritanya gue lagi jalan-jalan sore sambil bawa kamera, just randomly capturing things around, and then there were kids asking me “om, selfie om!”. Yaudah akhirnya gue ambil gambar anak-anak tersebut. Kebetulan pada waktu itu ada orang tua si anak-anak lincah ini, and then we had small talk, he asked me, “can you give me the pictures that you’ve taken, mas? Saya pengen tau hasilnya, buat nyenengin mereka juga, sekalian buat dokumentasi pribadi. And I’ll pay for it.“
I felt like, ouwh, sure dude, I will!!!
And then, days after, sang orang tua ini hubungin gue lagi, gue sedikit kaget dan penasaran. Dia bilang dia seneng banget dengan hasil kerjaan gue kemarin. So he asked me again “mas bisa gak saya dibuatin semacam dokumentasi kegiatan anak-anak bermain di sekitaran Jakarta, sama seperti kemarin.” Entah kenapa tiba-tiba itu bapak bisa mikir kaya gitu, yang akhirnya gue terima tawaran dia.
Secara waktu, sebenarnya gue gak punya waktu banyak untuk hunting foto. Weekdays sudah gak mungkin, karena gue ngantor dari senin sampai jumat, dan kadang sabtu juga lembur. Kalau motret anak-anak pas malem juga gak mungkin, dan menurut gue juga akan lebih menyenangkan nangkep momen bermain anak-anak di siang atau sore hari. Jadi waktu yang gue punya kurang lebih cuma hari minggu doang. Dan akhirnya kami sepakat kerjaan ini akan gue selesaikan sekitar tiga sampai empat minggu.
Akhirnya setiap minggu gue keliling jakarta buat project ini, menyenangkan ternyata. I came to some places, when I found children playing around, I parked my motor cycle then I walk. Ngamatin mereka dulu, baru ngambil gambarnya. Gue kurang pinter ngambil gambar candid, yang akhirnya gue lebih sering minta ijin dulu, boleh gak gue fotoin mereka, dan kemudian disambut rebutan saling dorong, terus juga ada yang berantem, LOL.
Ngambil foto anak-anak seumuran lima sampai dua belas tahun bisa dibilang susah-susah-gampang. Secara konten kecerian mereka sudah bisa dijadikan advantage untuk foto yang menarik. Tapi secara teknis mereka terlalu sering gerak, jadi harus sigap untuk dapetin momen yang pas.






Project #kidseverywhere ini awalnya memang gue kerjakan karena permintaan orang, gue penasaran apakah hasilnya akan menyenangkan dia, memuaskan, atau akan mengecewakan. Namun, ketika gue sampai proses mengerjakan #kidseverywhere ini, gue dapet beberapa momen dimana gue bukan cuma mengambil gambar anak-anak, namun gue ikut hanyut di dalam keceriaan mereka, rasa seneng di wajah mereka, gue ngerasain itu semua. Pas gue pulang dan ngecek hasil-hasil gambarnya, rasa senengnya masih kebawa banget. Proses pada akhirnya yang akan selalu kita ambil sebagai pelajaran, tidak hanya hasil.
Satu hal lagi yang gue dapetin dari project ini, secara pribadi gue masih percaya bahwa hidup itu harus terus berjalan. Diam boleh, tapi jangan terlalu lama, berhenti sejenak ngeliat sekeliling kita, memperhatikan apa yang ada di sekitar, kemudian maju lagi dengan langkah yang lebih pasti.