ANOTHER BLOGGING STORY
Bagi gue, referensi itu penting, penting banget. Your references define your personal taste, your personal taste defines your work, your work defines what shoes you can buy, shoes you wear defines your personality, your personality matters to live this cruel world among society, nowadays.
Okay, that’s lame.
***
Setelah gue nulis post terakhir tentang “Why Blogging“, ada beberapa pertanyaan yang gue terima dari beberapa temen, dan hampir semua pertanyaan kurang lebih sama;
- Lo ngeblog pakai apa Zah?
- Mau dong Zah gue punya nama domain kayak lo gitu.
Gue ngerasa seneng, sekalipun mungkin traffic blog hamzahrais.com ini gak sekenceng para blogger yang lain, paling enggak ada satu atau dua dari kalian yang sempet baca postingan blog gue, kemudian terinpirasi untuk ngeblog juga, atau paling enggak ada secuil informasi yang didapat.
Okay, coba gue jelasin sedikit.
Mungkin bagi beberapa orang yang sudah paham tentang website atau IT, sudah bisa langsung tahu kalau platform yang gue pakai adalah WordPress. Iya, gue pakai CMS WordPress, dan menurut gue manage WordPress itu cukup simple. That’s why I chooce WordPress. CMS WordPress ini sebenernya tidak hanya dipakai untuk blogging, banyak develepor PHP yang menggunakan WordPress untuk aplikasi seperti toko online, management data atau hanya sebatas website company profile. Banyak plugin WordPress yang aplikatif dan mudah untuk digunakan dengan berbagai fungsi teknis. But I’m not gonna talk about those website making any further.
Sebenernya ada beberapa perbedaan dari blog WordPress yang kalian pernah lihat, yaitu ada yang menggunakan (1.)Wordpress hosting (seperti yang gue pakai untuk hamzahrais.com ini) atau (2.)Wordpress non-hosting, yaitu langsung ngehost di WordPressnya langsung.
Bedanya apa?
(1.) Kalau WordPress hosting, kalian harus mempunyai hosting atau server sendiri. Yang perlu di kerjakan kurang lebih dari awal yaitu, beli hosting dan domain, kemudian instalasi CMS WordPress di hosting tersebut, dan setelah itu tinggal manage content dari WordPress kalian. Positifnya kalau menggunakan cara ini, kalian punya keseluruhan file website/Wordpress kalian, dan customizing contentnya lebih enak, bisa acak-acak semua file WordPressnya. Misalnya, kalian bisa nambahin custom CSS atau HTML tertentu, bisa nembak langsung file aslinya. Intinya you own the whole components of your WordPress site.
(2.) Untuk WordPress non-hosting, itu blog yang biasanya kalian tahu ada embel-embel .wordpress.com nya, misal seperti hamzahrais.wordpress.com. Mungkin kalian sudah paham semua untuk yang satu ini. Dan, sebenarnya untuk platform blog yang beginian, nama blognya atau nama domainnya juga bisa kalian customize sendiri, tinggal beli domain saja, tapi akan ada charge tambahan sekitar $17 dari WordPressnya. Dan secara file dan tampilan masih sama, ngikut dari platform asli WordPress, namun semua file blog kalian akan dihost di server WordPress, kalian cuma berhak atas contentnya saja, tidak untuk filenya.
Dan gue sangat nyaman ngeblog menggunakan cara yang pertama.
***
Ada yang pernah bilang ke gue, kalau referensi lo dalam mengerjakan sesuatu hanya menggunakan satu sumber, biasanya hasil kerja lo akan terlihat sama dengan satu sumber tersebut, yang ujung-ujungnya terlihat seperti plagiat. Tapi kalau referensi lo banyak, atau paling enggak lebih dari satu referensi, that won’t be ended as plagiarism, that’s called research.
Perbanyak referensi itu penting, berikut gue kasih beberapa link referensi untuk blog indo yang menarik untuk dicek dan dibaca.
- Wanderbites (Food blogger)
- Amrazing (Personal and travel blog)
- Sheggario (Personal blog)
- OlgaElisa (Personal blog)
- DimasWicak (Fotografi blog)
- dan masih banyak lainnya.
Untuk referensi hosting dan domain provider, yang gue tahu yang kualitasnya bagus dan yang gue gunakan saat ini yaitu JakartaWebHosting.com Dari service dan supportnya lumayan okay, jarang ada masalah. Atau jika kalian ingin memulai ngeblog dengan custom domain dan wordpress hosting, bisa infoin gue di email hello@hamzahrais.com. I’ll help you.
Cheers and bye now.